Bisa Mengobati…

BISA MENGOBATI

 Penulis : Mahfud (IP: 110.136.221.145 , 145.subnet110-136-221.speedy.telkom.net.id)
E-mail : ………@gmail.com
URL    :
Siapa  : http://ws.arin.net/cgi-bin/whois.pl?queryinput=110.136.221.145
Komentar:
Assalamu Alaikum, Wr. Wb.
Ustadz, saat ini saya dalam kebimbangan yang amat sangat. Saya pernah diisi tentang suatu ilmu dimana keyakinan bahwa tiada daya dan upaya melainkan pertolongan Allah, SWT merupakan syarat dari kekuatan ilmu tersebut. Selama ini ada beberapa orang yang telah saya terapi menggunakan ilmu tersebut. Awalnya saya amat yakin kalo ilmu tersebut sesuai syar’i karena selain tehnik penyembuhannya hanya menggunakan surah Al-fatihah sebanyak 21 kali dan dihembuskan ke air, juga dikatakan bahwa makin kurang ibadah kita (banyak melakukan dosa) dapat mengakibatkan keampuhan ilmu tersebut berkurang. Namun, setelah membaca tulisan2 ustad saya jadi bimbang…apakah ilmu yg saya terima itu salah ? mohon pertimbangannya ustad, saya sangat tidak ingin terjerumus dalam kesyirikan. terima kasih sebelumnya. Wassalam

Assalamu’alaikum wr.wb.

Mas, saya dulu juga sangat tertarik dengan dunia pengobatan alternative, ilmu ghaib dan sejenisnya. Tetapi keinginan tersebut tidak terealisasi seiring dengan bertambahnya pemahaman. Saya sengaja mempelajari ruqyah dan berinteraksi dengan ruqyah karena saya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana akibat ilmu-ilmu gaib itu. Dan bahaya ilmu gaib itu, berulang kali saya temui pada para pasien ruqyah yang memiliki masa lalu pernah mempelajari ilmu gaib.

Alhamdulillah seiring berjalannya waktu saya mencoba mencari dan menambah pemahamnya saya terhadap syariat, hadist2 dan masalah2 aqidah. hingga akhirnya saya berkesimpulan bahwa kemampuan supranatural sangat dekat dg bantuan jin. jin2 itu sebagaimana leluhurnya, iblis, tidak mungkin mengajak kita utk menyembah berhala, pergi kekuburan atau ke dukun. mereka tahu bhw kita tidak mungkin dijebak dg cara itu.karena kita masih punya iman dan pemahaman Islam. Maka yang mereka lakukan adalah dengan mengajak kita pada hal-hal yang samar antara halal dan haramnya bahkan mereka pada awalnya mengajak kita pada kebaikan, seolah-olah. tapi sebenarnya ini adalah sarana saja, suatu saat mereka akan menampakan wujud asli tipu dayanya.

mas bisa baca beberapa tulisan saya yang lain, spt ttg tenaga dalam, melihat makhluk halus. dalam 2 artikel tersebut saya jelaskan lebih detil.

Jin itu, sebagaimana iblis punya keinginan untuk mengajak sebanyak-banyaknya manusia agar menjadi pengikutnya. Mereka punya 1001 cara untuk menjebak kita. Dari jebakan yang seolah-olah “positif” sampai yang jelas dan nyata-nyata syirik dan maksiat. Semua jebakan itu tergantung pada manusia yang menjadi targetnya. Jika orang tsb cukup punya iman dan pemahaman maka wujud jebakanya akan sangat halus hingga ia tidak menyadari bahwa hal itu adalah pintu masuk jebakan iblis.

Maka sarana terbaik untuk mengetahui apakah yang sedang kita lakukan adalah jebakan jin atau bukan adalah dengan kembali pada Al Qur’an dan Sunnah, ikutilah petunjuk Al qur’an, petunjuk Nabi SAW, perilaku para sahabat dan para ulama sholih terdahulu. Islam ini agama yang sempurna, Islam diturunkan untuk menjadi petunjuk bagi kita, maka pasti ada penjelasan terhadap semua hal dalam hidup kita, atau setidaknya panduan atau rambu-rambunya bagi kita. Yang perlu kita lakukan adalah :

  1. berusaha sekuat tenaga mencari kebenaran melalui sumber kebenaran yakni AL Qur’an, hadist, perilaku para sahabat. Bukalah kitab-kitab hadist, bukalah sejarah hidup Nabi Saw dan para sahabat serta para ulama seperti para imam 4 madzhab dll.
  2. bukalah hati dan fikiran kita untuk menerima kebenaran, pasanglah dalam hati kita keraguan terhadap apa yang kita lakukan sekarang sampai kita mendapatkan keyakinan berdasarkan dalil Al Qur’an dan Sunnah. Karena kita akan bertanggung jawab dihadapan Alloh terhadap segala yang kita lakukan. Satu-satunya yang membuat kita selamat adalah melakukan segala hal dengan dasar al Qur’an dan Sunnah.
  3. Singkirkan kepentingan pribadi, membela diri, merasa benar, menutup diri dan berusahalah untuk membuat hati, fikiran dan keyakinan untuk tunduk pada Al Qur’an dan Sunnah. Jika nanti kita mendapati bhw yang apa kita lakukan tidak sesuai dengan Islam, maka ikutilah kebenaran itu, walaupun bertentangan dengan keinginan kita, walaupun berat dan penuh perjuangan.
  4. Sandarkan kebenaran kepada perilaku Nabi saw, bukan orang. Karena ada orang yang tidak mau menerima penjelasan dengan alasan bahwa ulama A begini, atau ulama B begitu. Bukan orang dasar sebuah kebenaran tetapi Nabi saw.

Khusus ttg ilmu gaib dan sejenisnya saya sering menjelaskan dengan mengutip QS. Al An’am ayat 128.

 

Dan (ingatlah) hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami.” Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).” Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Ayat ini sebenarnya mengisyaratkan perilaku sebagian manusia bahwa ada diantara mereka yang bekerja sama dengan bangsa jin. Yakni dengan kalimat Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain).

Saya telah membuka dalam kitab tafsir Ibnu Katsir untuk melihat apa maksud kalimat tersebut. Dan kalimat sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) maksudnya manusia mendapatkan sesuatu dan jin dan jin mendapatkan sesuatu dari manusia. Lebih lanjut, kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, hajatkan dan jin itu mendapatkan sesuatu dari kita yakni ketaatan. Ketaatan inilah yang disebutkan oleh Ibnu Katsir dalm kitab tafsirnya, sebagai balasan yang kita berikan untuk jin.

Baik, riilnya begini.

Kita mendapatkan apa yang kita inginkan misalnya pengelaris, kesaktian, kemampuan supranatural dll. Sedangkan yang didapatkan oleh jin itu adalah ketaatan kita berupa ritual yang harus kita lakukan, amal, wirid, puasa dll. Intinya bagi jin itu adalah ketaatanya bukan jenis ketaatannya. Ada bentuk ketaatan yang diminta jin itu berupa hal-hal yang jelas-jelas syirik spt ke dukun, betapa di kuburan dll. Tapi ada pula bentuk ketaatan yang bnetuknya seolah olah ibadah, spt puasa, wirid, menjaga sholat dll. Bagi jin itu yang penting adalah ketaatan kita. Saat kita menjalankan wirid, atau puasa itu maka bagi jin, perbuatan itu adalah bentuk ketaatan kita pada dia. Wirid itu tidak lagi bernilai penghambaan atau ibadah pada Alloh, puasa itu tidak lagi ibadah kepada Alloh, tetapi puasa dan wirid itu adalah wujud ketundukan dan ketaatan kita pada jin itu. Amal-amal itu adalah paket yang diminta oleh jin itu sebagai bentuk ketundukan kita. Disinilah jebakan halus itu. Maka hati-hatilah dengan semua amal yang diajarkan kepada kita, jika tidak ada dalilnya maka hindari sampai benar-benar jelas.

Diantara tanda-tanda mudah untuk mengenali apakah amal itu adalah paket yang diinginkan jin adalah :

  1. Dilakukan dengan niat tertentu yang tidak pernah disebutkan oleh nabi misalnya membaca ayat Qursy dengan tujuan untuk kekebalan, membaca Surah jin dengan niat memanggil raja jin dll. Ini adalah niat yang tidak disebutkan atau dicontohkan. Kita membaca al qur’an untuk meminta kesembuhan, maka boleh karena niat ini dicontohkan oleh NAbi. Kita membaca Al falaq annas pagi dan petang untuk keselamatan, maka boleh, karena Nabi saw yang mencontohkan. Intinya apa yang kita amalkan, adalah contoh dari Nabi.
  2. Dilakukan dengan cara-cara tertentu yang mana cara-cara tsb tidak pernah disebutkan oleh Nabi, misalnya membaca ayat Qursy 7 kali, dan tahan nafas. 7 kali dan tahan nafas ini ada perintah dari Nabi ataukah tidak? Jika ada silahkan pakai, jika tidak maka tinggalkan. Nabi-lah yang berhak membuat aturan ibadah bukan kita juga bukan ulama. Misalnya sebelum tidur kita membaca Tasbih 33x, tahmid 33x dan takbir 34 kali. Siapa yang membuat aturan ini? Nabi-lah yang membuat atauran bahwa tasbih, tahmid dan takbir tersebut dibaca sebelum tidur dan dengan jumlah tertentu. Nabi-lah yang menentukan. Maka jika ada yang mengajari kita sebuah amal dengan cara tertentu maka tanyakan apakah ada dalil berupa contoh atau perintah dari Nabi? Jika ada, silahkan amalkan jika tidak maka tinggalkan.
  3. Biasanya disertai dengan mitos fadhilah atau keutamaan tertentu yang mana keutamaan2 tersebut sebenarnya tidak pernah disebutkan oleh Nabi saw. Misalnya ketika kita membaca ayat Qursy 1 kali menjelang tidur maka fadhilahnya adalah Alloh akan mengutus 1 malaikat untuk menjaga kita. Fadhilah ini disebutkan oelh Nabi, misalnya membaca doa Nabi Yunus maka doa akan mustajab, fadhilah ini Nabi yang menyebutkan. Kita mempercayainya karena yang menyebutkan adalah Nabi saw yang dijamin kebenaranya. Misalnya, membaca wirid tertentu (maaf tidak saya sebutkan) sebanyak 4444 kali maka segala hajat akan terpenuhi. Dari mana aturan 4444 kali itu? Siapa yang telah memberikan jaminan segala hajat kana terpenuhi tersebut? Nabi saw-kah? Jika nabi SAW yang menjamin maka kita pasti menemukanya dalam kitab-kitab hadist. Jika tidak maka tinggalkan-lah karena semua itu bukan dari nabi.

Ketiga hal diatas dalam bahasa Hadist disebut sebagai bid’ah. Dalam kitab-kitab aqidah, amalan bid’ah tertolak, walaupun kita meniatkanya untuk ibadah.

Dalam praktik ruqyah selama ini ada hikmah besar yang saya dapati yakni amal-amal yang tidak ada contoh dari nabi tersebut tidak hanya bernilai bid’ah tetapi amal-amal tersebut adalah jebakan jin, bahkan pintu masuknya jin dalam diri kita, dan keluarga kita.

Baiklah, yang kita bahas diatas adalah sudut pandang dalam aqidah. Yang ingin saya sampaikan berikut ini adalah sudut pandang pengalaman ruqyah.

Amalan, kemampuan ‘supranatural’ sangat erat kaitanya dengan bantuan jin. Para sahabat dan Nabi saw dulu ketika mengobati mereka cukup membaca ayat-ayat al Qur’an spt Al fatihah. Mereka tidak memiliki ilmu khusus. Silahkan buka kitab-kitab hadist maka kita akan mendapati mereka hanya membaca alqur;an saja, tidak lebih dan tidak ada cara tertentu untuk membacanya. Hanya membaca. Mereka bisa seperti itu karena mereka menjaga komitmen pada syariat, menjaga dari hal-hal yang diharamkan sehingga doa mereka diijabah.

Mereka yang pernah saya temui dan memiliki kemampuan gaib pada akhirnya mengalami banyak masalah dalam hidupnya yakni gangguan jin. Gangguan jin itu dialami oleh orang itu sendiri, anak-anaknya, istri dan keluarga terdekatnya.

Gangguan tersebut misalnya, sakit sakitan, migren , kesurupan, anak rewel dan bandel, cerai, istri dan anak susah dinasihati, mudah berselisih pendapat, rumah terasa gerah/panas, tidak ada keharmonisan, sering mimpi buruk, harta menjadi tidak berkah, sesak nafas dll, tipu daya jin saat menjelang kahir kematian, dan lain-lain. Intinya saat seseorang telah melakukan amal-amal tertentu, memiliki kemampuan supranatural dan lain lain, sebenarnya yang terjadi adalah kerjasama dengan bangsa jin. Jin itu telah memberi sesuatu dan suatu saat dia akan meminta balasanya. Dan balasan yang paling sering saya temui terjadi pada pasien ruqyah adalah jin itu akan mengganggu diri dan keluarga orang itu serta jin itu akan ikut dianak keturunannya.

Sungguh, yang saya sampaikan ini benar-benar telah saya temui berulang-ulang kali. Maka bagi siapa saja yang ingin memiliki kemampuan supranatural berpikirlah lagi karena bahayanya sangat nyata, tidak hanya bagi kita tetapi juga bagi anak, istri dan keluarga kita.

Cukupkanlah diri kita dengan menjadi orang biasa yang senantiasa mendalami ilmu agama. Dan bantulah mereka yang membutuhkan bantuan, dengan Al Qur’an. Insya Alloh kita akan lebih bisa merasakan makna tawakkal, kesabaran dan lebih bisa merasakan makna menghambakan diri pada Alloh SWT.

Semoga bermanfaat.

Nadhif

About these ads

20 responses to this post.

  1. Blog yang bagus…lebih banyak menulis ya :)

    http://mobil88.wordpress.com

    Balas

  2. Posted by Yoga on Februari 3, 2010 at 1:46 pm

    Assalammualaikum.
    Kasus diatas sama seperti saya. Tapi untuk meninggalkannya saya kesulitan karna yang menjadi guru saya adalah teman saya sendiri. Kalau saya beralasan untuk berhenti karena takut syirik nanti teman atau guru saya itu tersinggung, karena yang mengajarkan dia adalah seorang kiyai.
    Tapi setelah saya membaca tulisan di blog ini saya jadi merasa apa yang saya pelajari adalah salah dan akan menjerumuskan saya dalam kesyirikan.
    Menurut anda alasan apa yang tepat tapi tidak menyinggung perasaan teman/guru saya itu? Karena saya ingin sekali berhenti.

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Februari 4, 2010 at 12:28 am

      Assalamu’alaikum wr.wb

      Mas Yoga, menjalankan sebuah keyakinan memang selalu membutuhkan pengorbanan. itulah kenyataan yang di alami oleh para Nabi dan sahabat. karena keyakinan yang mereka bawa, mereka berhadapan dengan masyarakat disekitarnya bahkan mereka harus rela meninggalkan keluarganya demi sebuah keyakinan. ini adalah tabiat alami dari sebuah keyakinan. dimanapun kita saat kita myakini sebuah kebenaran maka suatu saat kita pasti akan merasakan benturan. semua itu adalah ujian terhadap keyakinan kita. saya tidak bermaksud agar Mas Yoga selalu dalam keadaan bermusuhan, tidak. bukan itu maksud saya. yang ingin saya tekankan adalah dalam menjalankan sebuah keyakinan selalu dibutuhkan ikhtiar lebih kuat bahkan pengorbanan jika memang tidak bisa dihindari. Mengapa? karena keyakinan ini adalah masalah aqidah, tidak boleh terkalahkan oleh apapun, karena taruhannya adalah hidup kita dunia dan akhirat, serta semua amal ibadah kita pun dipertaruhkan.
      Setelah kita memahami ini, maka yang perlu kita lakukan adalah
      1. mencari alasan untuk berhenti, tanpa harus menimbulkan permusuhan, karena suatu saat mungkin kita juga dapat mendakwahi mereka. alasan yang bisa Mas pake misalnya : saya ingin menjadi orang biasa, saya ingin konsentrasi kerja karena target cita-cita tertentu atau keluarga saya, istri dan Ibu saya tidak menyetujui apa yang saya lakukan ini (tentu bukan bohong yang saya maksud, ajaklah Ibu bicara agar beliau mendukung Mas Yoga) dan tidak ingin mengecewakan mereka. dan lain lain.silahkan Mas coba.
      2. jika memungkinkan ajak lah teman-teman Mas yang pernah mengikuti amalan itu utk segera mengakhirinya. pilihlah mereka yang mulai nampak kesadaran, atau mulai nampak gangguan jin pada diri mereka, anak-anaknya, istri atau keluarganya lalu tunjukkan beberpa tulisan di situs ini. Mudah2n ada diantara mereka yang tergugah.

      Demikian semoga bermanfaat.

      Wassalam

      Nadhif

      Balas

  3. Posted by Yoga on Februari 4, 2010 at 12:31 pm

    Sebelumnya saya ucapkan Terimakasih atas jawabannya.
    Saya sudah mencoba beberapa hari ini tidak melakukan zikir, tapi gangguan selalu datang pada malam hari dan siang hari. Kalau malam saya dihantui rasa takut dan pada siang hari kadang ada saja kesialan yang saya alami. Seperti tiba-tiba ban motor saya bocor, stelah ditambal tiba-tiba bocor lagi, lalu saya seperti ada yang mendorong hingga jatuh. Memang kata guru saya itu adalah resiko bila saya tidak melakukan zikir, malah pernah teman saya tasbeh yang sering digunakan untuk berzikir, meloncat sendiri dari tempatnya dan jatuh kebadan teman saya, karna teman saya itu sudah beberapa hari tidak zikir. Memang sbelumnya tasbeh itu telah diisikan khodam.
    Saya sudah 2 hari ini mencoba terapi ruqyah yang ada di blog ini, tapi baru mendengarkan beberapa menit surat Al Baqoroh mata menjadi sangat ngantuk skali dan tanpa sadar saya langsung tertidur, memang selagi saya mendengarkan, hampir seluruh badan terasa bergetar dan berkedut di daerah kaki dan tangan.
    Menurut ustadz apakah saya harus di ruqyah? Kalau memang harus, alamat tempat ruqyahnya dimana? Saya tinggal di daerah lenteng agung jakarta selatan.

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Februari 9, 2010 at 9:00 am

      semakin jelas bhw semua itu adalah perbuatan jin. oleh karena itu, sebelum terlanjur, segera hentikan dan niatkan untuk bertaubat. mungkin memang akan butuh waktu, tetapi yakinlah bhw yang Mas lakukan adalah kebaikan dan bagian dari taubat itu. yakinlah bhw kembali pada alQur’an, menjauhi hal-hal syirik, dan bid’ah adalah jalan hidup terbaik, bagi diri kita sendiri dalam kehidupan dunia akhirat. sungguh, tdk ada yang lebih membahagiakan kita selain mendapatkan kebaikan dalam pandangan Alloh dan keridhoanNYA. apa artinya kita memiliki ilmu kesaktian tetapi kita cari dengan jalan bersekutu dengan bangsa jin. apakah kita akan mempertaruhkan iman dan kehidupan kita di akhirat? tentu tidak. kuatkanlah keyakinan Mas. Istiqomahkan untk meruqyah diri sendiri.yakinlah pada Al Qur’an.semakin jelas bahwa hal tersbut adalah perbuatan jin, dan hal ini jelas-jelas berbahaya bagi kehidupan Mas sendiri. cukupkan hati kita dengan istiqomah menjalani terapi ruqyah. jika memungkinkan mendatangi peruqyah, silahkan.tetapi jika tidak memungkinkan, lakukanlah ruqyah sendiri. yang perlu kita lakukan adalah :
      1. senantiasa kuatkan kesabaran menghadapi semua gangguan jin itu.
      2. yakinkan dalam hati kita bhw Al Qur’an adalah sarana terbaik utk menyelesaikan msalah ini. yakini sepenuh hati bhw tidak mungkin jin lebih kuat dari Al Qur’an
      3. lihatlah maslah ini dengan kaca mata positif, ini adalah jalan menuju taubat, ini adalah jalan menuju kebaikan dunia akhirat, ini adalah jalan mendapatkan pahala dan menghapuskan dosa dan kesalahan kita. seperti inilah janji yang banyak disebutkan oleh NAbi saw. tetaplah sabar dan selalu tenang menghadapi ulah mereka. waktu akan terus berjalan dan yang kita dapatkan adalah pasti yakni berupa kebaikan, pahala atau kesembuhan, dg syarat kita menjalani semua ini dengan niat yang benar dan bersabar.
      4. istiqomahkan utk meruqyah diri sendiri.jangan menargetkan kesembuhan, dan lakukan ruqyah tiap hari.
      Demikian, semoga bermanfaat.
      Nadhif

      Balas

  4. Posted by bambang on Agustus 19, 2010 at 4:00 pm

    Assalamualaikum wr wb,

    Pak Ustadz saya Bambang sudah 2 tahun ini saya diganggu oleh gangguan jin, mungkin saya dulu pernah ngilmu meraga sukma dan trawamngan, sebagian tangkal2 dirumah sudah saya cari dan musnahkan, dan saya juga sudah 2 x ruqyah dan allhamdulilah jauh lebih baik. Yang ingin saya tanyakan adalah:

    1. Apakah pengahur keilmuan yg dulu saya pelajari bisa hilang? bagamana caranya dan bagamana mengobatinya(meraga sukma dan trawangan)

    2. saya dulu pernah punya jimat tapi hilang? bagaimana solusinnya? masih pengaharuhkan..?

    Terimakasih

    assalamulaikum wr wb

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Agustus 20, 2010 at 1:47 am

      wa’alaikum salam.wr.wb
      1. ilmu tersebut bisa hilang.tapi harus dengan niat kuat.yang perlu dilakukan ada 3 hal :
      a.selalu ulang2 taubat sesering mungkin, terutama setiap selesai sholat wajib dan tahajjud.munculkan perasaan menyesal dan mengingkari semua yang pernah dipelajari dulu.jgn pernah muncul dalam perasaan utk mengulangi atau bahkan sekedar simpati thd ilmu2 tsb.
      b.istiqomahkan ruqyah mandiri, setiap hari.tidak ada batasan waktu, semua tergantung kesungguhn ikhtiar kita.
      c.perbanyak menghadiri majelis taklim, baca buku, yang membahas aqidah, yg benar2 sesuai syariat Islam.
      sebenarnya kuncinya hanya 3 hal itu.semakin kita sungguh2,insyaAlloh semakin cepat kesembuhannya.

      2. jika memang sdh hilang, tidak perlu dicari.yang terpenting bagi kita adalah kesungguhan taubat kita.yang perlu kita khawatirkan sesungguhnya bukan pengaruh jin-nya, tetapi bahaya jimat secara syariat karena jimat hukumnya syirik.oleh karena itu upayakan selalu memperbaharui taubat kita.kadang memang ketika jimat belum dihancurkan maka gangguan jin masih ada, tetapi tidak perlu ditakutkan karena taubat kita sebenarnya juga berfungsi sebagai benteng yang kokoh dan penghancur kekuatan jin.

      demikian semoga bermanfaat.
      Wassalam.

      Balas

  5. Posted by zulfikar on Oktober 18, 2010 at 2:45 am

    Assalamu’alaikum Warohmatullaahi wabarakaatuh.
    Pak Nadhif, saya sudah membaca buku Cara Mudah Mengenali Gangguan Sihir …dst, alhamdulillah menambah pemahaman saya ttg ruqyah. Pada saat saya mencoba men”sosialisasikan” kpd teman2 mengenai ruqyah, ada pertanyaan yg tdk bisa sy jawab dan mohon penjelasan pak nadhif, yakni : bagaimana penjelasan mengenai jin qorin dan apakah jin qorin itu juga akan lari dari kita kalau kita diruqyah ? jazakallaahu khairon.
    Wassalamu’alaikum.
    (Zulfikar, Baturaja – Sumsel)

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Oktober 18, 2010 at 3:58 am

      Mudah2n Ebook tsb bermanfaat. jin qorin adalah jin pendamping yg memang ditakdirkan ada dan menyertai kita sejak kita lahir hingga kita meninggal.semua orang disertai jin qorin tanpa terkecuali termasuk baginda Nabi Muhammad SAW tetapi Alloh menolong beliau sehingga qorin tsb tidak membisikan kecuali kebaikan.seprti itulah kata Nabi ktika ditanya ttg jin qorin.jin itulah yg membisikan dorongan berbuat buruk dalam diri kita.dia akan selalu ada selama kita hidup. dia ada adalah ujian keimanan kita, dia berperan dalam pertentangan antara kebaikan dan keburukan dlm hati kita selama hidup.qorin ini hanya akan lemah dengan pemahaman yang lurus dan keimanan yg istiqomah.kadang kita menang dan kadang kita kalah.kemenangan dan kekalahan kita tercermin dalam naik dan turunnya iman. jin-jin yg bereaksi ketika ruqyah bukan jin qorin ini tetapi bangsa jin lain yang sedang mengganggu tubuh kita, jin jin kafir atau fasik atau ygn bersekutu dengan dukun.

      Balas

  6. Posted by zulfikar on Oktober 26, 2010 at 10:53 pm

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Pak Nadhif, mohon bantuan dan petunjuknya terhadap kasus berikut ini :
    semalam saya dan kawan2 meruqyah seseorang yang pembawaannya bengong (pandangan kosong) dan jika diajak bicara agak lama biasanya tidak nyambung lagi. Sebelum kami ruqyah, kami tanyakan bbrp hal kepada dia dan keluarganya. Kesimpulan kami sementara memang terdpt tnd2 gangguan jin.
    Di awal ruqyah, saya merasakan getaran halus di kepala dan di badannya tapi akhirnya tidak lagi.
    Sampai selesai ruqyah ybs tidak ada reaksi sedikitpun. Lalu saya tanyakan kpd keluarganya pernah diobati kemana. Ternyata, sdh beberapa kali ke org pintar dan diberi jimat2. Ada satu jimat yg dibawa dan lgsg kami bakar setelah dibacakan ayat2 ruqyah terlebih dahulu. Tetapi msh ada yang ditanam di sekitar rmh dan saya minta utk dimusnahkan dg ikhlas. Kemudian ybs kami mandikan dg air ruqyah.
    Sebelum pulang, kami pesankan bbrp hal :
    1. Putar surah al baqoroh 3x sehari
    2. Dengarkan ke telinga ybs bacaan ruqyah 3x sehari
    3. Minum dan Mandi dg air ruqyah sampai 7 hr
    4. Memperbyk istighfar
    5. seluruh keluarga agar bertobat dan minta ampun kpd Allah SWT krn telah berobat tdk syar’i
    6. setelah 7 hr, akan diruqyah kembali.
    —-
    Mohon tanggapan dan penjelasan dari pak Nadhif utk menolong org tersebut. Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
    (Zulfikar)

    Balas

  7. Posted by rudhy sumantri on Maret 19, 2011 at 4:04 pm

    assalamu’alaikum wr.wb
    pak nadhif,
    bisa kan ruqyah itu di lakukan dari jarak jauh……………..!!!
    klu bisa gimana cara nya pak…………..!!!!!!!

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Maret 22, 2011 at 2:32 pm

      ruqyah hnya bisa dilakukan dengan bertemu langsung.demikianlah yang dicontohkan nabi.pasien perlu mendengarkan bacaan peruqyah,shg ruqyah jarak jauh yang bisa adalah ruqyah via HP.jd pasien diminta mendengar bacaan si peruqyah.

      Balas

  8. mo nanya nih pa jin tuh bisa curi isi pikiran atau mimpi

    Balas

  9. assalamu’alaikum wr.wb
    pak ustadz saya egi febrian masih berumur 19 th. Saya mau tanya.
    Saya pernah di isi ilmu ghaib dengan media air, dan air tersebut itu di isi dengan cara tawasul, katanya itu air hikmah (air keajaiban).
    dan hanya diminumkan dan di mandikan tanpa puasa.
    dan saya di beri amalan cukup baca bismillah 3x dan di lanjutkan dengan ya allah , ya muhammad (katanya untuk mendekatkan diri kepada allah swt dan nabi muhamad saw)
    syarat agar ilmu ini tetap ada saya hanya di suruh menjalankan ibadah kpada sang pangeran (Allah swt) dan harus menjauhi kegiatan maksiat sperti apapun ,,

    >> Apakah ilmu ini juga bersekongkol dengan bangsa jin apakah tidak ???
    dan apakah kegiatan yg sya lakukan ini sesat ???
    saya takut terjerumus pada ke sesatan,seperti yang pak ustadz telah lampirkan di atas : Mereka punya 1001 cara untuk menjebak kita. Dari jebakan yang seolah-olah “positif” sampai yang jelas dan nyata-nyata syirik dan maksiat.

    maaf ya pak ustadz bila posted saya sedikit memusingkan .
    mohon jawabannya . . .
    (^_^)

    wassalamualaikum wr.wb

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on September 20, 2011 at 4:27 am

      assalamu’alaikum wr.wb

      utk membahas msalah tsb, mngkn bisa jadi bahan perdebatan. tanpa mengurangi rasa hormat saya pada org2 yang mengajarkan dan mempraktekannya, tetapi sungguh, saya telah banyak menemui kasus-kasus gangguan jin karena praktek-praktek ilmu sperti itu. meski yg diamalkan adalah ayat qur’an, wirid dan puasa sekalipun.gangguan itu biasanya terjadi pada diri orang yang mengamalkan, istri atau anak-anaknya. lebih baik jauhilah, karena tidak ada manfaatnya sedikitpun buat kita. berusahalah menjadi muslim yang normal, berhagailah dan cukupkan diri kita dg menjadi muslim biasa yg lebih sibuk mnjaga ketaatan pada Alloh, sibukkan diri kita dg memperbayka ibadah , mncari ilmu dunia akhirat. karena semua itu akan jauh lebih bermanfaat utk urusan dunia dan akhirat kita.
      mulai saat ini, munculkan perasaan mengingkari praktek ilmu;2 spt itu. dan taubatilah setiap selesai sholat. dan mulai hari ini setiap kali membaca al Qur’an niatkan pula utk meruqyah diri sendiri, semoga efek buruk amal tersebut bisa segera hilang.

      wassalam.

      Balas

  10. assalamualaikum pak ustad..
    saya mau tanya… dgn pengetahuan saya yg kurang dulu saya pernah di ajak teman saya ke tempat paranormal, saya ikud saja karna setahu saya teman saya lebih tahu so”al agama… di tempat paranormal saya di isi ilmu gaib.. saya di beri minuman air putih.. ketika minum haruz mengucapkan syahadat.. dan disuruh perbanyak wiridan…
    yang saya mau tanyakan…
    gimana caranya mengeluarkan ilmu gaib itu dari tubuh saya pak ustad?
    apakah saya haruz datang ke paranormal itu untuk mengeluarkan ilmu gaib itu atau ada cara lain pak ustad???
    dalam ulasan pak ustad diatas datang ke paranormal dosanya tidak akan diampuni.. apakah dosa saya masih bisa diampuni.?. apa yg haruz saya lakukan pak ustad?

    wassalam..
    mohon di balaz pak ustad.

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Oktober 17, 2011 at 2:22 pm

      assalamu’alaikum wr.wb

      mhn maaf br balas.

      selama kita sungguh2 bertaubat, insyaAlloh dosa kita akan terhapus. dan taubat termasuk bagian terpenting dalam proses ruqyah. jd, ruqyah bkn sekedar proses ritual pembacaan ayat2 Alqur’an, tetapi dalam ruqyah membutahkan ksungguhan utk berubah, memperbaiki kesalahan masa lalu.

      cara menghilangkan ilmu tsb, 1. perbanyak taubat dan taubat tsb bnr2 fokus yakni mntaubati ilmu yg pernah diamalkan tsb, bkn sekedar mohon ampun secara umum.lbh baik lg jk diulang2 setiap selesai sholat atau sholat malam.2. lakukanlah ruqyah mandiri dg membaca al qur’an atau mendengarkannya minimal 30 menit tiap hari, minum air ruqyah jg bisa membantu.3. lakukan dg istiqomah dan sabar, hal terpenting adalah proses taubatnya.

      smg bermanfaat,

      wassalam

      Balas

  11. Posted by reza on Oktober 17, 2011 at 5:50 am

    assalammualikum pak ustadz,,

    nama saya reza saya prnh bljar sbuah ilmu g mnghruskan membaca dzkir ya allah ya hayu ya qayum klo pak ustad tau bsa tlng artikan dan kra”apakah di hadits ada bacaan tersebut krnasaya ragu”…
    dan bsakah ilmu yg brhbngn dgn ghaib itu hilang

    Balas

    • Posted by ruqyah123 on Oktober 17, 2011 at 2:39 pm

      assalamu’alaikum wr.wb

      kalimat tsb adalah asmaul husna. dalam Islam asmaul husna memiliki nilai sangat tinggi dan kita diperintahkan utk menggunakannya sbgai doa.skali lagi sebagi doa

      sdgkan kebnykan yg tjd asmaul husna digunakan utk kepntingan2 yg tidk disyariatkan spt utk mendatangkan jin, utk ilmu kanuragan, tenaga dalam dll. jd, letak kesalahanya bukanlah pada bacaannya tetapi pada niat kita dan cara membaca kita.

      ttg niat sdh jelas, bkn utk motivasi duniawi.

      ttg cara, misalnya ada hitungan jumlah tertentu, yg tidak pernah disebutkan Nabi saw. jk dzikir dan jumlahnya disebutkan, diperintahkan Nabi (dalam hadist) mk silahkan digunakan, tp jk tidk mk tidk boleh diamalkn.

      sehingga pertanyaan yg perlu kita renungkan adalah “pernahkah Nabi menggunakan asmaul husna utk ilmu2 ghaib?’ silahkan cari diseluruh kitab hadist yg masyhur, insya Alloh tidak akan pernah kita menemuinya.jd, tdk ada cara tertentu dalam membaca asmaul husna.

      mhn maaf, di http://www.cararuqyah.co.cc telah saya bahas salah satu sumber gangguan jin adalah dzikir yg salah, trmasuk ksalahan dalam dzikir asmaul husna diantaranya

      Wassalam

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 282 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: