KONFLIK ANTAR KHODAM

KONFLIK ANTAR KHODAM

Tema ini mungkin agak aneh dalam dunia ruqyah syar’iyyah. Akan tetapi pemahaman tentang hal ini akan sangat membantu peruqyah untuk menganalisa apa yang sebenarnya sedang terjadi pada diri si pasien. Konflik antar khodam… sebenarnya adalah pengembangan pemahaman terhadap gangguan jin nasab. Kasus konflik antar khodam ini ternyata banyak terjadi dalam kasus ruqyah, sebagian bentuk gangguannya akan mirip seperti sihir.

Bagaimana konflik ini terjadi? Apa pengaruhnya pada orang-orang disekitar orang yang berkhodam dan pengaruhnya pada diri orang yang berkhodam itu sendiri?

Khodam adalah bangsa jin yang ditugasi menjaga atau memberikan ‘jasa’ bagi tubuh yang dijaganya. Jin jin khodam memiliki level-level yang berbeda-beda tergantung ilmu dan tingkatan mereka dalam dunia jin. Bahkan sebagian jin yang ‘berilmu’ tidak dapat dikenali sebagai jin, kadang mereka dianggap sebagai malaikat atau ruh orang sholeh. Padahal Al qur’antelah mengungkap jati diri mereka bahwa mereka hanyalah jin. Jin yang berilmu seperti ini tidak dapat dibongkar identitasnya dengan olah spiritual apapun, sebagaimana yang diklaim para pelaku dunia klenik.

Silahkan buka surah Saba ayat 40-41. Ada diantara bangsa jin yang memiliki kemampuan membuat tipu daya luar biasa, hingga identitas mereka sebagai jin tidak dapat dikenali oleh manusia(baca: pelaku ilmu supranatural). Satu-satunya jalan untuk mengungkap identitas dan tipu daya mereka adalah dengan kembali pada Al Qur’an dan sunnah sebagai alat ukur paling valid. Sayangnya, para pelaku dunia supranatural lebih meyakini ‘mata hati’ mereka untuk membedakan apakah yang mereka saksikan adalah jin atau bukan. Bahkan diantara mereka mengklaim bisa membedakan jin, malaikat, syetan atau apapun dengan ilmu supranatural yang mereka miliki.

Kembali ke tema…

Khodam memberikan jasa, berupa perlindungan, penjagaan, dll.meski hal itu juga semu.

Berikut sebagian hal yang mengindikasikan adanya khodam dalam diri si pasien :

  1. Memiliki kemampuan supranatural baik dengan atau tanpa belajar
  2. Merasa mengerti tentangdiri setiap orang yang ditemuinya(misalnya membaca pikiran, sifat, karakter, dsb)
  3. Merasa seperti ada yang menjaga, mengikuti kemanapun dia pergi
  4. Ada sosok yang menghibur disaat-saat sedih, kadang bisa terjadi dialog 2 arah
  5. Dalam situasi sulit, terdesak, bahaya, seperti ada yang memberikan nasihat dan saran( lebih sering berupa bisikan)
  6. Datang dalam mimpi, sosok baik manusia maupun binatang dengan situasi : wajah sosok tersebut sepert sangat akrab, tidak asing, terasa sangat dekat, tampil dengan wajah mempesona, baik sosok tersebut dikenal atau pun tidak. danjika berbentuk binatang maka sosok binatang tersebut seperti jinak. Sosok tersebut kadang menyerupai leluhurnya. Atau kadang tidak dikenal tetapi si pasien bisa mengerti bahwa sosok tersebut seolah-olah adalah leluhurnya
  7. Pada sebagian kasus akan muncul warna menghitam atau membiru disekitar mata.
  8. Jika dia berobat ke pengobatan alternatif,dan terapisnya memiliki khodam, maka akan sakit salah satu pihak. Terapis berkhodam akan merasakan sakit, demam, pusing, mengantuk pada saat dan setelah menerapi pasien berkhodam. Terlebih lagi jika khodam si pasien ‘lebih tinggi level”nya.

Lantas apa kaitanya dengan sakit ?

Karakter jin khodam adalah memberikan jasa, dan perlindungan. Jin khodam akan bekerja baik diminta maupun tidak diminta. Dia akan secara otomatis membela tubuh yang dijaganya. Sayangnya, jin khodam membela sang majikan tanpa membedakan siapa yang sedang mengganggu si majikan. Dia tidak terima jika si masjikan disakiti hatinya, dan fisiknya. Jin ini akan menyerang siapapun yang menyakiti hati si majikan. Jin tsb tidak peduli apakah yang menyakiti majikannya adalah anak dan istrinya sendiri.Kok bisa? Ya begitulah jin khodam, membela dengan membabi buta.

Ok berikut contohnya.

Suatu saat seorang ibu mengeluh susah tidur dan badan sakit sakitan. Ketika saya datang beliau dalam kondisi berbaring di tempat tidurnya.Keluarga banyak bercerita bahwa si ibu ini sering cekcok, bertengkar dengan suaminya. Waktu saya ruqyah sang suami belum datang.

Setelah diskusi, kesimpulan saya, tidak ada riwayat gangguan jin sebelum ini, maka dugaan saya arahkan ke suaminya. Mungkin si suami punya “sesuatu”.Karena suami belum datang, saya tidak bisa mengkonfirmasi. Tapi kesimpulan saya hampir final bahwa khodam dari suamilah yang berulah pada ibu ini karena ibu ini sering konflik dengan si suami. Jin tersebut tidak terima si ibu menyakiti dan melawan si suami. Kurang lebih itu kesimpulan saya. Maka ruqyah dimulai dengan 2 nasihat :

  1. Untuk si jin, bahwa mereka tidak berhak untuk menghukum ibu ini karena kesalahan dia pada suaminya. Bahkan suaminya bisa jadi juga punya andil dalam konflik rumah tangga, pertengkaran adalah hal wajar, yang terpenting adalah ishlah diantara mereka. Jintersbut tidak berhak sedikit pun ikut campur dalam keluarga mereka. Dan seterusnya….
  2. Nasihat kedua untuk si ibu. Maafkan suami ibu apapun sikapnya dan niatlah untuk meminta maaf pada suami dan merendahlah pada suami karena kemuliaan istri terletak pada ketaatannya pada suami. Dan seterusnya nasihat ttg rumah tangga.

Alhamdulillah ruqyah berlangsung singkat. Beberapa saat kemudian suaminya datang dan langsung saya tanya,”Maaf abah, abah punya ilmu kanuragan dan khodam????…”Betapa terkejutnya beliau.

“Dik, sampeyan kok tahu??” Jawabnya.

“Abah, saya ga punya ilmu apa2. Jika abah ingin Ibu sembuh seterusnya, buanglah ilmu yang Abah punya, karena khodam ilmu Abah lah yang mengganggu Ibu. Dia tidak terima karena Ibu berani berkata keras ke Abah.”Si Abah tersenyum.Dan saya pamit.

1 pekan kemudian saya dapat kabar bahwa si ibu telah sembuh setelah ruqyah tersebut.

Jadi, khodam si suami lah yang menghajar si istri, dan jin tersebut bekerja sendiri tanpa diminta oleh sii majikannya. Maka bagi anda yang saat ini punya Ilmu kesaktian dan khodam, segeralah bertobat karena suatu saat mereka akan menyakiti keluarga Anda sendiri.

Bagaimana konflik antar khodam nya?

Konflik antar khodam terjadi jika 2 orang yang memiliki riwayat khodam bertemu dan berinteraksi baik interaksi positif (senang dll) atau negative (bermusuhan).

Contoh :

  1. Konflik khodam terjadi pada kasus jodoh. Dalam kasus jodoh, kadang akan dianggap sebagai sihir penghalang jodoh padahal sebenarnya belum tentu sihir. Jin khodam memiliki selera sebagaimana kita. Dia akan ikut campur saat si majikan akan menentukan pilihannya. Mengapa hal ini terjadi? Karena tujuan awal khodam adalah melindungi, jika jin tersebut menyimpulkan bahwa si calon tidak sesuai kreterianya maka dia akan membuat batin majikannya berusaha menolak.

 

  1. Hal ini bisa terjadi pada suami istri yang berkhodam. Jika tidak teliti akan dianggap sebagai sihir perceraian. Sehari-hari akan terjadi konflik, perselisihian dan pertengkaran, kadang seperti muncul sosok orang ketiga dalam rumah tangganya. Konflik dan pertengkaran tersebut sebenarnya bukanlah sihir perceraian, akan tetapi terjadi pertikaian dari 2 kubu jin khodam, yakni khodam dari si istri dan khodam dari suami. Jika perceraian tidak terjadi, kemungkinan yang bisa terjadi, jin-jin tersebut bisa saling menyerang secara fisik, alias saling menyakiti. Tujuan akhirnya sama, yakni mereka berdua berpisah.

 

Suatu saat ada seseorang meminta saya untuk meruqyah di rumahnya.Keluhannya :

  1. Kecemasan berlebihan
  2. Ketakutan dan ingin bunuh diri saat di rumah istri
  3. Tidak betah tinggal di rumah mertua
  4. Ada keinginan kuat untuk pulang ke rumah orang tuanya
  5. Selalu ingat pada mantan pacarnya

Beberapa dukun telah menyimpulkan bahwa si suami disihir oleh mantan pacarnya.

Saat ruqyah dimulai, mertua dan istrinya. saya minta ikut proses ruqyah. Awalnya saya hanya focus di suami. Ada reaksi tetapi reaksi standart saja. Kemudian ibu mertua dan istrinya saya ruqyah.Yang terjadi justru sebaliknya, si suamilah yang bereaksi keras, begitu juga ketika ruqyah bersilang, suami dan istri.Keduanya sama-sama reaksi.Maka ruqyah saya hentikan.

 

Dan saya bertanya pada si istri,”Mba, kalau suami minta pulang ke rumah ibunya dan Mba ikut ke rumah beliau, apa yang mba rasakan.??” tanya saya waktu itu.

“Saya ga betah pak di rumah ibu suami. Saya jadi pingin pulang., kadang saya juga punya perasaan benci ke suami tanpa sebab yang jelas.” jawabnya.

Alhamdulillah, ketemu penyebab sakit si suami. Suami disakiti oleh jin dari keluarga istrinya, dan istri, diganggu jin dari keluarga suami. Itulah yang menyebabkan suami tidak betah dirumah istri dan istri tidak betah dirumah ibu suami. Itu pula yang menyebabkan suami istri ini saling membenci.

Kemudian saya minta ayah si istri untuk diruqyah juga. Sebelumnya, saya jelaskan kesimpulan saya hasil diskusi dan proses ruqyah yang baru dilakukan, bahwa :

  1. Sakit yang dialami si menantu berasal dari jin dalam keluarga istri. Demikian juga sebaliknya. Maka jalan terbaik adalah kedua keluarga dihadirkan untuk ruqyah bersama. Karena masing-masin g keluarga memiliki riwayat gangguan jin.
  2. Jika cara pertama tidak bisa dilakukan, maka cukup keluarga istri saja yang diruqyah, karena si menantu laki laki diganggu jin dari keluarga istri. Dan kenyataannya yang sedang mengalami sakit agak parah saat ini adalah si suami maka untuk sementara target ruqyah adalah menyelesaikan gangguan pada si suami

Cara meruqyahnya :

Suami, istri, dan kedua mertua (orangtua istri) diruqyah bersama dengan fokus melepas jin khodam dalam keluarga istri.

1 bulan setelah 1 x ruqyah tersebut, saya dikabari bahwa kondisi si suami sangat baik. Alhamdulillah…

Beberapa hal penting yang saya dapatkan dalam masalah khodam adalah:

  1. Jin khodam memberikan jasa dengan membabi buta, mereka tidak cukup cerdas untuk membedakan siapa kawan siapa lawan, mereka juga tidak mengerti arti marah seorang suami pada istri, atau marah seorang ayah pada anak. Mereka memang bukan manusia, selamanya mereka tidak akan pernah sama dengan kita, dan tidak pernah mengerti tentang kita.
  2. Bagi para pemilik ilmu kesaktian dan khodam, segeralah bertobat karena tanpa Anda sadari Anda telah membuat jurang bencana bagi keluarga Anda sendiri. Karena Anda tidak akan pernah mengerti bahwa mereka bekerja dengan cara mereka sendiri, Anda tidak akan pernah mengerti jalan pikiran mereka yang sebenarnya. Karena Anda bukan dari bangsa mereka.

Kasus-kasus lain dalam dunia konflik khodam ini sangat banyak.Dengan variasi yang sangat beragam.

Sebelum diakhiri, ingin saya sampaikan pada para peruqyah syar’iyyah, bahwa kesimpulan dan pemahaman ini adalah hasil perjalanan saya meruqyah selama ini. Bisa jadi kesimpulan ini berbeda dengan peruqyah lain karena pengalaman masing-masing peruqyah tentu berbeda dan saya menghargai hal itu. saya meyakini kesimpulan ini benar adanya dan sampai saat ini, pemahaman terhadap masalah ini, masih selalu saya jadikan sebagai salah satu dasar diagnosa untuk kasus-kasus sejenis. Dan Alhamdulillah sejauh ini, masih sangat membantu untuk memahami apa yang sedang terjadi pada diri pasien.

Ada beberapa kaidah yang harus dimengerti sebelum kita menggunakan pemahaman ini sebagai salah satu pijakan diagnosa. Tapi mohon maaf, belum bisa saya tulis saat ini.

 

Semoga sedikit cerita diatas bermanfaat, dan menambah wawasan dalam mendiagnosa gangguan jin.

Wassalam

 

Nadhif

081245885192/085733744534

www.konsultasiruqyah.wordpress.com

 

 

 

 

 

One response

  1. Syukran atas sharingnya, Akhi. Pengalaman Antum sering dialami sahabat2 kami ketika meruqyah, namun sudut pandang Antum jauh lebih jeli. Sumber ‘penyakit’ di rumah nggak jauh dari orang/bawaan orang rumah. Butuh ketelitian dalam menganalisa, karena para khodam itu gemar sekali berdusta dan ‘defensif’. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: