TAFSIR REAKSI PANAS SELURUH TUBUH

TAFSIR REAKSI PANAS SELURUH TUBUH

Bismillah..

Kejadian ini sekitar Agustus 2006, ketika saya meruqyah di Sampit, Kalimantan Tengah, dalam acara ruqyah massal yang diselenggarakan salah satu klinik ruqyah.

Ada salah satu peserta ruqyah, laki-laki, yang sejak awal reaksinya adalah panas. Dia merasakan panas pada seluruh tubuhnya. Beberapa kali saya ulang ruqyah, tidak kunjung reda panas tersebut, demikian juga saat diusap,cabut dan lain-lain, panas terebut juga tidak kunjung hilang, dan uniknya rasa panas tersebut terjadi di seluruh tubuh, bukan sebagian tubuh. Tidak ada reaksi gangguan jin sepeti pada umumnya, hanya panas di seluruh tubuh.

Ruqyah saya hentikan dan mulai fokus untuk diskusi, dari diskusi tersebut ada 1 hal penting yang saya dapati dan saya simpulkan sebagai penyebab reaksi panas menyeluruh tersebut, yakni dia seorang peminum, biasa minum minuman keras. Alhamdulillah setelah pengakuan tersebut, dia bersedia diajak untuk memperbaiki diri. Semoga istiqomah..Amin

Akan tetapi pertanyaan dalam pikiran saya masih belum berakhir… fokus perhatian saya justru, pada reaksinya, apakah reaksi ini adalah reaksi spontan tanpa arti apapun atau memang demikian reaksi yang muncul pada gangguan yang bersumber minuman keras dan sejenisnya?

Saat sore hari…

Datang seorang ibu dengan anak lakik-lakinya, usia SMP. Ibu tersebut meminta agar anaknya diruqyah meski sebenarnya tidak ada keluhan khusus seperti gangguan jin. Baliau hanya mengeluhkan anaknya yang agak sulit untuk diajak ibadah dan sedikit bandel kepada orang tuanya.

Ruqyah dimulai…

Biidznillah..muncul reaksi persis yang saya temui pada siang hari saat meruqyah laki-laki peminum tadi.

“Dik, Apa rasanya?”, tanya saya.

“Panas pak”,jawabnya..

“Dimana yang terasa panas?” tanya saya kembali.

“Semua badan saya terasa panas”,jawabnya.

Maka ruqyah saya hentikan dan saya tanya anak tersebut. Sang Ibu masih duduk menyimak dialog kami berdua.

“Dik, maaf, tolong dijawab dengan jujur, ga usah ditutupi, dan tidak perlu malu karena saya, Ibu dan semua keluarga Adik ingin yang terbaik bagi adik. Apakah adik pernah minum minuman keras?” tanya saya.

Dia mengangguk dan mengatakan, “Iya pak”

Betapa terkejutnya sang Ibu mendengar pengakuan sang anak.

Berurai air mata sang ibu. Tanpa sepatah kata pun, hanya menatap wajah sang anak, seolah tak percaya.

Bagi Anda, yang kebetulan telah dikarunai seorang anak tentu bisa merasakan kesedihan beliau.

“Dik, minta maaflah pada Ibu, lihat lah beliau sekarang, beliau tidak pernah menyangka hal ini terjadi pada adik, beliau tidak marah atau kecewa tapi beliau sangat menyayangimu. Minta maaf lah sekarang dan nanti sampai dirumah minta maaf pada Ayah. Dan berjanjilah untuk tidak mengulanginya.”

Ibu itu memeluk sang anak dengan berurai air mata.

Ruqyah sore itu berakhir dengan tangisan mereka berdua.

Semoga Alloh berkahi keluarga mereka…amin

Satu hal yang menjadi catatan saya, terkait dengan ilmu ruqyah adalah ;

  1. Reaksi panas seluruh tubuh pada sebagian kasus disebabkan oleh masa lalu si pasien yang pernah mimun minuman keras atau pernah menggunakan obat-obatan terlarang. Pada kasus lain mungkin bukan seperti ini tafsirnya, tetapi kita bisa menggunakan tafsir ini sebagai salah satu bekal untuk menganalisa apayang terjadi pada diri pasien.
  2. Reaksi panas dalam kasus ini, karakternya sebagai berikut :
    1. Panas dirasakan diseluruh tubuh bukan parsial, misalnya panas dipunggung, atau panas di tangan dsb.
    2. Panas tersebut tidak hanya dipermukaan kulit. Tapi sampai kedalam tubuh, seperti orang sakit demam tanpa disertai badan lemah, menggigil, batuk, pusing dll. Hanya panas sajat
    3. Panas tersebut tidak segera reda saat dicabut. Pada kasus reaksi panas gangguan jin, jika tangan peruqyah diletakkan pada bagian tubuh pasien yang terasa panas, kemudian dicabut, panas tersebut akan hilang atau berangsur mereda intensitasnya secara signifikan. Tapi dalam kasus ini, panas tersebut tidak hilang meski dicabut beberapa kali.
    4. Tidak ada bagian tubuh tertentu yang lebih dominan panasnya. Merata. Dalam kasus gangguan jin juga ada reaksi panas, tapi jika diamati lebih jauh, maka akan kita temukan ada bagian tertentu yang dirasakan pasien lebih panas daripada bagian tubuh yang lain.
  3. Cara meruqyahnya, diminta sungguh-sungguh bertaubat dan diruqyah lagi seperti biasa, kemudian konsumsi ajwah 1-2 pekan untuk membersihkan racun minuman kerasnya.

Kesimpulan ini bukanlah sebuah kesimpulan mutlak. Peruqyah-peruqyah lain mungkin menemukan kasus serupa tetapi dengan kesimpulan yang berbeda, hal itu sangat mungkin terjadi. Dengan artikel ini saya berharap semoga kita memperoleh data tambahan yang dapat memperkaya pemahaman dalam diagnosa problem yang dialami pasien.

Wallohua’lam. Semoga bermanfaat.

M Nadhif Khalyani

081 245 885 192 / 085 733 744 534

www.konsultasiruqyah.wordpress.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: