TEKNIK IDENTITAS

TEKNIK IDENTITAS

 

Basic ruqyah adalah bacaan, ruqyah syar’iyyah selalu identik dengan bacaan karena demikianlah yang kita dapati dalam banyak hadits hadits yang membahas ruqyah. Akan tetapi keberadaan nash-nash tersebut tidak berarti menutup adanya pengembangan teknik meruqyah karena batasan terpenting dalam ruqyah adalah tidak boleh ada kesyirikan dalam ruqyah, maka pengembangan teknik meruqyah adalah wajar dan dapat diterima, selama memenuhi persyaratan tersebut .

عَنْ عَوْفٍ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قـال : كُنَّا نَرْقِي فِى الْجَـاهِلِيَّةِ، فَقُلْنـَا يـَا رَسُوْلَ اللهِ كَيْفَ تَرَى بِذلِكَ ؟ فَقَالَ : أَعْرِضُوْا عَلَيَّ رُقَاكُمْ لاَ بَـأْسَ بِالرُّقَى مَالَمْ يَكُنْ شِرْكـاً (رواه مسلم)

Dari sahabat ‘Auf bin Malik ra dia berkata : Kami dahulu meruqyah di masa Jahiliyyah, maka kami bertanya : “Ya RosuluLLah, bagaimana menurut pendapatmu ?” Beliau menjawab : “Tunjukkan padaku Ruqyah (mantera) kalian itu. Tidak mengapa mantera itu selama tidak mengandung kesyirikan” (HR. Muslim).

Hadist ini adalah batasan penting yang harus dijadikan pegangan, oleh karenanya penggunaan teknik teknik baru dalam meruqyah bukanlah sesuatu yang harus dibenci, tetapi justru harus diakomodir demi kemaslahatan. Tentu dengan tetap mempertimbangkan batasan batasan nash yang sudah ada.

Salah satu teknik untuk mempermudah meruqyah adalah, saya menyebutnya, teknik identitas J. Saya menyebut Identitas karena, dalam prakteknya, hal penting dalam ruqyah adalah mengidentifikasi jin pengganggu. Semakin akurat peruqyah bisa mengenali si jin pengganggu maka jin tersebut lebih mudah diatasi In syaa Alloh. Mengenali yang saya maksud bukan lah melihat atau menerawang tetapi mengenali identitas jin dari pengakuan pasien.

Teknisnya :

  1. Tahap 1 : mendata identitas si jin menggunakan informasi dari pasien
  2. Tahap 2 : menggunakan identitas tersebut untuk mengiringi ruqyah, teknisnya dengan menyebut identitasnya.

Contoh :

Berikut contohnya :

  1. Tahap 1 : pasien menyebutkan bahwa sering bermimpi bertemu dengan laki-laki
  2. Tahap 2 : cara meruqyahnya sebut jin tersebut,” Hai jin laki-laki yang datang dalam mimpinya, Keluar!”, setelah itu bacakan al qur’an. Ulang ulang menyebut identitasnya sambil dibacakan al qur’an.

Contoh lain

Pasien didatangi orang berjubah, maka sebelum meruqyah ucapkan, “Hai, jin berjubah yang datang pada pasien ini, Keluar dan tinggalkan dia!”, lalu bacakan al qur’an

Dengan menyebut identitas si jin itu secara tepat, proses reaksi akan lebih cepat biasanya, karena bacaan yang dibaca peruqyah lebih terarah dan fokus.

Contoh diatas adalah bentuk sederhana dalam teknik Identitas. Inti dari teknik ini adalah identifikasi si pengganggu pada saat diagnosa, kemudian mengarahkan bacaan langsung fokus pada si pengganggu dengan cara meyebut identitasnya.

Identitas yang bisa disebut saat ruqyah misalnya :

  1. Bentuk fisik yang “dilihat” pasien
  2. Lokasi asal gangguan yang diceritakan pasien
  3. Motif gangguan dan lain-lain
  4. Keluhan yang dirasakan pasien sehari-hari
  5. Dan lain-lain

Dalam pengembangannya, teknik Identitas dapat dimodifikasi untuk hampir semua jenis gangguan seperti :

  1. Ruqyah mandiri
  2. Meruqyah rumah
  3. Gangguan jin nasab
  4. Sihir
  5. Kanuragan
  6. Gangguan jin yang tersembunyi
  7. dan lain lain
  8. dapat juga digunakan sebagai pengganti sentuhan, sehingga meruqyah lawan jenis dapat dilakukan tanpa menyentuh

Silahkan coba cara sederhana diatas, semoga bermanfaat. Ditunggu testimoninya

Hal terpenting adalah cara mengidentifikasinya dengan akurat. Lebih lanjut untuk aplikasi pengembangan teknik ini dan cara mengidentifikasinya, akan dibahas lebih detail di pelatihan in syaa Alloh.

Halaman 1

Halaman 2

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: