ANA BUKAN HOMOSEKS

Bismillahir rohmaanir rohiim

Assalamu’alaikum ya ustadz / akhi,
afwan , dengan nama Alloh ana mau minta sarannya ,

dan rahasia ini terpaksa ana publikasikan, demi mengharap kesembuhan dari Alloh subhanahu wata’ala.

Ana seoarang laki-laki berusia 23 tahun, alhamdulillah ana senantiasa berusaha menjalankan segala perintah Alloh dan berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menjauhi hal-hal yang dilarang oleh-Nya

Akan tetapi ada satu persoalan penyakit hati yang membuat ana sedih dan terasa sangat khawatir bila tidak segera di obati , yaitu ” rasa ketertarikan kepada sesama jenis “. tapi perlu di garis ATAS-i bahwa ” ANA BUKAN SEORANG HOMOSEKSUAL ” ana merasa bahwa semakin bertambahnya usia ana maka rasa ketertaikan itu semakin bertambah pula. Ana hawatir bila penyakit ini akan berlanjut pada masa rumah tangga ana nanti , A’UDZU BILLAAHI MINDZAALIK . wal i’yadzubillah… sebenarnya didalam hati ana masih terdapat sedikit rasa ketertaikan kpada lawan jenis , mungkin apabila di persentase-kan antara rasa ke terangsangan gairah syahwat ana apabila melihat aurat laki-laki yaitu sebesar 90% dan langsung ber-Reaksi seketika itu juga , sedangkan kpd aurat perempuan diperkirakan hanya 10% dan untuk memunculkan yang 10% itupun harus dengan bersusah payah ( berusaha memikirkan hal-hal yg jorok , ” AFWAN ” , walalupun ana sangat menyadari bahwa hal itu berdosa ), akan tetapi mau bagaimana lagi cara ana untuk bisa memunculkan syahwat yg 10% tersebut kalo bukan dgn cara demikian , karena telah ana coba berbagai cara untuk bisa menjadi laki-laki normal :
(afwan , ana bukan bermaksud untuk riya / ujub / sum’ah, dll. hal ini demi terwujudnya jalan kesembuhan buat ana ),

1.ana senantiasa bergaul dengan teman laki-laki yang saleh ,
hal ini ada efek fositif dan negativ-nya:
+ : hati ana terasa tenang, tentram , aman, dan terasa nikmat dalam beribadah.
– : jika bergaul dengan teman-teman ana yang saleh sekaligus pintar dan tampan serta berfostur tubuh yang dapat dibilang IDEAL , maka ana tak kuat menahan dan membendung penyakit yg 1 ini . dia selalu muncul dengan tiba-tibanya dan membuat ana harus segera bersuci dari hadas dan mengganti pakaian-dalam ana. mungkin ustadz / akhi faham dengan perkataan ana ini .

  1. berusaha menjaga wudlu dan berusaha untuk tidak menyentuh lawan jenis yg bukan makhrom
  2. latihan binaragawan ( angkat beban, push-up,dll) sehingga semakin bertambahnya massa otot ana , maka semakin merasa percaya diri untuk menjadi pria sejati .
    akan tetapi , setelah beberapa selang waktu , jika melihat pria lain yang lebih berotot dan tampan maka “SI PENYAKIT” yg 1 ini muncul kembali , SUNGGUH saya sangat menderita dengan penyakit ini .
  3. Alhamdulillah saya pun sering menjalankan puasa sunnah rutin sejak ana sekolah SMK , yaitu : puasa senin – kamis dan di tambah lagi puasa yg lainnya yg sesuai anjuran Rosululloh muhammad , yaitu : puasa yaumul bits, muharom, syawwal , arofah , dll, tanpa di ketahui oleh orang lain, kecuali oleh orang tua ana sendiri. dengan meniatkan hanya untuk Alloh saja ( sesungguhnya urusan hati hanya Alloh yg tahu ), dan semua ini ana niatkan untuk mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya ., Namun, Subhanalloh… :-(… penyakit ini sampe sekarang masih saja menginap di tubuh ini ??????? …

5.ana sering datang ke majlis ta’lim ( pengajian yg sunnah / berpemahaman slafus sholeh ), dan alhamdulillah ana pun berusaha untuk tidak melewatkan hari-hari tanpa membaca Al-Qur’an serta berusaha untuk menghafalnya ( surat-surat didalam Al-Qur’an),

  1. sering juga ana setel murottal Al-qur’an ( bukan qiro’at ) di kamar ana , bahkan hampir setiap hari ana penuhi ruang hampa kamar ana dengan lantunan-lantunan ayat suci al-qur’an, baik dari kaset rekaman atau dari suara ana sendiri.

akan tetapi ENTAH KENAPA penyakit ini selalu saja muncul-dan muncul disetiap melihat laki-laki yang tampan apalagi gagah perkasa. dan langsung seketika itu fikiran jorok muncul di benak ana. Subhanalloh… ( maha suci Alloh dari hal-hal yang buruk ini ).

  1. dan yang tak tertinggal juga adalah ana selalu berdo’a kepada Alloh supaya Alloh segera menyembuhkan saya dari penyakit ” suka terangsang gairah syahwat kepada sesama jenis ” ini.

namun , entah apa dan kenapa Alloh masih belum juga mengankat penyakit ana ini.

oleh karenanya, dengan ini ana mohon saran dari ustadz / akhi ,
kira – kira hal; apa yg masih salah dari diri ana ini ya ustadz :

– apakah ada yg salah dengan nama ana ? haruskah ana mengganti nama ana ?
atau ada saran lain dari ustadz untuk kesembuhan ana ?

namun jujur , 1 HAL TERBESAR yg ana belum lakukan, yaitu meminta do’a dari orang tua ana sendiri , soalnya ANA MALU kalo mereka tahu bahwa ana mengidap penyakit ini.

Dengan menyebut nama Alloh yang pemurah lagi maha penyayang, ana mohon do’a dari semuanya , , mohon do’a yang tulus… dan ikhlas dari antum sekalian untuk kesembnuhan ana dari penyakit yg ana derita saat ini .

semoga Alloh TIDAK memberikan penyakit yg semacam ana ini kepada antum sekalian, kpd keturunan antum dan kpd sodara-sodara antum juga.
aamiin.. ya.. Robbal a’lamiin…

Baarokallohu fik .

wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh .

~~~~~dari sodaramu (semuslim / seagama) yang sangat menantikan bantuan do’a dari antum sekalian ~~~~~~ jazakaloohu khoir..

Bismillah

Baarakallahu fiik ya Akhi.

Semoga Alloh limpahkan kesabaran pada antum atas semua ujian yg sedang terjadi saat ini.

Setiap orang hidup dengan takdirnya masing-masing termasuk takdir ujian apa yang harus dilaluinya sepanjang hidupnya. Alhamdulillah, ditengah ujian luar biasa yang antum alami, antum tetap istiqomah dalam sunnah, berjuang sekuat tenaga menghindari bisikan syetan agar tidak terjerumus dalam dosa. Alhamdulillah. Baarakallohu fiik. Ini mungkin sisi lain yang perlu disyukuri, karena tanda bahwa Alloh memberikan taufiknya pada kita adalah diringankannya diri kita menjalani kebaikan, atau turunya perlindungan atas diri kita dari berbuat dosa.

Setiap orang mungkin bisa Alloh hindarkan dari musibah dhohir, tetapi tidak setiap orang dihindarkan dari dosa dan diberi kekuatan untuk menghindarinya.

Akhi, saat Alloh meringankan kita berbuat kebaikan dan melindungi kita dari dosa, sejatinya, Alloh sedang menghindarkan kita dari murkanya, menghindarkan kita dari nerakanya dan ‘menggiring’ kita menuju rahmatNYA.

 

Kesembuhan adalah obsesi kita dan itu perkara mudah bagi Alloh. Namun mengapa Ia tidak kunjung memberikannya? Itulah hal penting yang perlu selalu kita sadari.

Mungkin Karena Alloh hendak menyempurnakan iman kita, karena iman selalu berjalan bersama ujian. Iman dan ujian adalah dua sahabat yang saling menyertai. Keduanya selalu bersama dan akan mengantarkan kita pada NYA nanti dalam keridhoaanNYA.

 

Semoga Alloh selalu melimpahkan rasa syukur dalam hati kita semua. Aamiin.

 

Setelah kita memahami hal diatas langkah selanjutnya adalah memaksimalkan ikhtiar.

  1. Amal kebaikan yang telah dilakukan, lanjutkan dan perbanyak doa mohon kesembuhan.
  2. Perbanyak minum dan mandi dengan air yang telah dibacakan alqur’an (teknisnya bisa antum lihat di youtube atau silahkan browsing)
  3. Perbanyak dzikir tahlil laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu dst….pahami maknanya dan resapi selama berdzikir
  4. Perbnyak doa memohon agar jiwa dibersihkan dan dikembalikan pada fitrahnya.lakukan doa spt ini setiap selesai sholat,menjelang tidur,bangun tidur dan bacakan pula di air ruqyah doa tersebut.
  5. Baca doa berikut setiap menjeleng tidur. Pahami dan hayati makna doa berikut :

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

 

Allahumma aslamtu nafsii ilaik, wa fawwadh-tu amrii ilaik, wa wajjahtu wajhiya ilaik, wa alja’tu zhohrii ilaik, rogh-batan wa rohbatan ilaik, laa malja-a wa laa manjaa minka illa ilaik. Aamantu bikitaabikalladzi anzalta wa bi nabiyyikalladzi arsalta.

Artinya:

“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.”

Al-Bukhari no. 6313 dan Muslim no. 2710

 

Setelah membaca doa tsb dengan sepenuh hati, ucapknlah nasihat ke dalam diri sendiri, ucapkan berulang ulang, kalimat penegasan ke dalam diri. Isinya seperti doa tidur dari nabi tersebut kurang lebih. Hanya saja bentuknya seperti menasihati diri sendiri. Misalnya “

 

Wahai diriku belum datangkah waktunya untuk menyerahkan diri pada Alloh, bertaqwalah pada Alloh, takutlah pada Alloh, berimanlah pada Alloh, dan kembalilah pada peringatan Alloh.

 

Kemudian ulang doa dari hadits diatas, lalu ulang penegasan kalimat nasihat itu lagi. Begitu seterusnya, berulang-ulang

Lalu,

Al Ikhals alfalaq annas, ditiup ditangan lalu usap keseluruh tubuh, diulang 3 x

Lalu ayat qursy 1 x

  1. Bacakan juga doa tidur tersebut untuk ruqyah mandiri.

Lakukan setiap hari semoga segera membaik. Semoga Alloh limpahkan kesabaran dan keistiqomhaan. Aamiin

Wallohua’lam

nadhif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: