Tag Archives: kisah ruqyah

LALAT DAN SAMPAH

LALAT DAN SAMPAH

Beberapa tahun silam, ada salah pasien yang hampir selalu rutin datang setiap sabtu untuk ruqyah bersama. Keluhan sakitnya macem-macem, diantaranya yang saya ingat adalah gangguan di pencernaan dan beberapa keluhan lain. Beliau memiliki latar belakang keluarga besar yang sangat dekat dengan hal-hal supranatural. Jimat, pusaka, atau menghitung hari untuk bangun rumah, atau arah menghadapnya rumah bukan lagi hal asing dalam keluarga beliau. Beliau “rajin” ke dokter jika sakit mulai kambuh. Dan tak kunjung sembuh meski berulang kali berobat. Hingga beliau memutuskan untuk ikut ruqyah. Selesai kah??…..

Tidak. Berulangkali beliau mengikuti ruqyah di tempat saya, dan reaksi yang muncul selalu sama, muntah-munta dan sejenisnya. Selesai ruqyah, badan terasa ringan dan sakit berkurang. Tp tidak berapa lama, sakit datang kembali. Begitu seterusnya. Continue reading →

MENEMUKAN TITIK BALIK

MENEMUKAN TITIK BALIK

Tidak ada kata terlambat,perjalanan hidup senantiasa dipenuhi gelombang, kadang rendah,kadang tinggi, kadang ringan atau kadang terasa sangat berat. Terkadang terlalu sulit untuk memaknai segala yang terjadi hingga setiap moment tersebut mengalir dan berlalu tanpa ada atsar (pengaruh) dalam keimanan, berlalu seiring berlalunya waktu sebagaimana berlalunya mimpi buruk dalam tidur kita.

Namun tidak demikian bagi orang beriman. Bagi orang – orang beriman, setiap moment dalam hidupnya tidak akan menambah apapun kecuali bertambahnya kebaikan, bertambahnya amal sholeh, tajamnya mata hati dan terangnya jalan yang sedang ditempuhnya hingga hidupnya selalu dibawah naungan cahaya kebenaran.

Setiap moment yang terjadi, kadang adalah ‘sapaan’ NYA agar kita kembali, kadang moment itu adalah ‘tanda’ agar kita mawas diri atau kadang moment tersebut adalah ‘rambu’ agar kita tidak tersesat, dan terkadang moment itu adalah ‘seutas tali yang diikatkan’ ditangan kita, karena kita sedang berada ditepi jurang yang sangat dalam. Gelapnya ‘malam’ telah membuat mata kita tidak mampu melihat jurang itu, kita hanya merasakan bahwa tangan kita disakiti oleh seutas tali, yang membuat kita tidak bisa bergerak bebas. Bahkan tali itu membuat tangan kita terluka, sakit dan nyeri luar biasa. Tapi sedetik pun tali itu tidak pernah direnggangkan oleh NYA, karena sebenarnya DIA ingin menyelamatkan kita. DIA mengetahui jurang itu tinggal sejengkal lagi, sedangkan kita tidak melihatnya. ‘Berhentilah sejenak’ dan ‘bertanyalah’ pada NYA, mudah-mudahan kita menemukan titik balik dalam kehidupan kita.

Kisah nyata berikut ini adalah pengalaman pribadi salah satu pengunjung blog ini, perjalanan keluar dari jebakan menipu dunia perdukunan, benturan batin dll.ada banyak ibrah (pelajaran) yang bisa kita petik, semoga dapat menjadi inspirasi, tumbuhnya semangat untuk bangkit dan tegar dalam menghadapi segala ujian hidup.Amin. Continue reading →